Rabu, 11 September 2013

Arti Ibu


Apa arti ibu bagimu? Kalau aku yang ditanya seperti itu, aku akan jawab seperti ini “Ibu adalah sosok sahabat yang tidak akan pernah menjadi musuh sampai kapanpun juga.” Kenapa gitu? Karena tidak ada seorang ibu yang memelihara rasa dendam terhadap anaknya. Kalaupun ada, berarti dia bukan seorang Ibu. Dia hanyalah seorang wanita yang dititipkan seorang anak oleh Allah SWT tapi tidak tahu menahu bagaimana cara menjadi ibu.
                Gatau sih kenapa tapi setiap aku ada masalah apapun pasti ceritanya ke Ibu dan beliau akan senantiasa mendengarkan. Pernah suatu malam aku cerita sama Ibu tentang seseorang nah Ibu keliatan ngantuuuuuuuuk banget tapi aku egois, aku masih terus aja cerita dan Ibu ketiduran terus aku bilang “Ih ibu mah ngga ngedengerin malah tidur!” Dan Ibu seketika bangun terus bilang “Apa apa?” karena aku udah terlanjur ngambek jadi aku bilang aja “udah ga jadi.”
                Pernah juga waktu aku sama Ibu terpisah jarak antara Bandung-Lampung, aku lg nangis seketika handphone aku bunyi dan tertera nama “Ibu” di layar hape. Waktu aku lagi pengen nelpon sama Ibu dan tiba tiba hape aku bunyi dan masih “Ibu” yang tertera dilayar. Apa artinya? Itu insting beliau, teman.
                Ngga peduli seberapa sering aku berantem sama Ibu, beliau akan selalu mendengarkan keluh kesah anaknya. Ibu akan selalu ada buat kita. Bersyukur kita yang masih punya ibu sebagai sahabat sekaligus orang tua. Ibu ngga akan pernah membenci anaknya. Dia akan terus memaafkan kesalahan anaknya karena kalian itu lahir dari dirinya. Kalian darah dagingnya. Selama 9 bulan kalian berlindung pada dirinya, bergantung pada apa yang dimakan oleh Ibu.
                Dan bersyukurlah kalian para wanita. Kalian (termasuk aku hehe) adalah makluk Allah yang  mulia. Kita selalu diutamakan. So girls, can you imagine that you’ll be a mother someday? Kita akan punya anak. Kita juga punya suami yang harus kita urus. Kita akan punya rumah sendiri. Kita harus bangun pagi pagi untuk sekedar buat sarapan, setelah itu bangunin suami dan anak-anak.  Kita akan melihat anak anak kita tumbuh besar dan tanpa sadar kita juga menua bersama suami tercinta. And that’s a life...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar