Kamis, 02 Oktober 2014

:)

Aku yang mengetuk pintu hatimu, tapi dia yang kau izinkan masuk kedalamnya. Aku yang berdiri dibelakangmu tapi dia yang terus kau lihat. Aku yang membawa payung ketika hujan, tapi kau berdiri dibawah siraman hujan yang dia berikan. Aku yang mengobati luka hatimu, tapi kau terus melihat luka yang telah dia berikan padamu, seolah itu adalah kenangan manis.

Aku lelah. Benar benar lelah. Waktu tidak menjawab apapun kecuali penderitaan. Tidak hanya kau yang menderita tapi aku pun sengsara. Kau yang membuat semua ini seperti di neraka. Kau yang enggan membuka lembaran baru dan terjebak dalam kubangan masa lalu. Tapi tak sekalipun aku menyalahkanmu. Tidak pernah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar