Setiap malam didalam kesepian aku selalu menyalahkan dunia atas apa yang ada dipikiranku.. Aku tidak bermaksud begitu sebenarnya. Aku menyalahkan kehidupan dengan begitu egois. Aku menyalahkan dunia yang selalu aku anggap jahat bahkan aku menyalahkan orang orang disekitarku. Lama kelamaan, aku menyadari sesuatu yang selama ini tidak kunjung terkuak. Kesalahan bukan berasal dari mereka tapi dalam diriku sendiri...
Aku ingin mencoba menjauhi mereka satu per satu.. mungkin dengan itu, aku bisa sedikit 'bernafas'. Bahkan mereka yang sudah menjadi teman terbaikku selama bertahun tahun. Aku harap mereka tidak membenciku, karena aku benar benar menyayangi mereka semua. Aku benar benar menyayangi orang orang disekitarku. Aku hanya ingin sedikit berjarak, dengan harapan aku bisa mengurangi beban mereka. Entahlah aku merasa menjadi beban dengan cerita cerita dan masalahku yang mereka mungkin sudah muak mendengarnya.
Keputusanku berawal dari seorang teman yang aku ceritakan tentang cerita konyolku yang kuanggap masalah besar. Dan ternyata......... dia punya masalah yang lebih besar berkali kali lipat daripada aku. Untuk seorang yang berumur 20 tahun, itu suatu masalah yang sangat sulit ditanggung untuknya dan keluarganya. Ia harus menunda kuliah untuk mendapatkan uang dan membiayai kakaknya yang sakit sejak ayahnya meninggal. Sejak saat itu aku bertekad untuk tidak membagi beban kepada semua orang. Dan mungkin dengan menjauhi mereka akan memberikan space yang cukup untuk mereka dan aku juga.
Aku hanya ingin berada dalam duniaku sendiri. Aku tidak akan takut untuk sendiri lagi. Lebih baik sendiri daripada membagi bebanku. Maaf.. aku benar benar minta maaf. Entah sampai kapan tapi aku benar benar ingin menjaga jarak.